Tips Merawat Rumah / Bangunan Agar Awet

Kenapa anda perlu mengetahui Tips Merawat Rumah/Bangunan? Bahwa kebersihan di dalam maupun di luar termasuk bentuk daripada ekpresi jiwa pemilik rumah. Mulai dari interior, ruang tamu, kamar mandi, lantai, dinding dan sebagaianya disana nampak jelas terlihat sifat penghuni sebenarnya apakah rajin atau tidak dalam memelihara tempat tinggal mereka.

Jadi, demi memaksimalkan perawatan rumah atau bangunan milik anda, mulai dari sekarang biasakan diri menata semuanya dari hal-hal sepele semisal memeriksa cat pada dinding, teknik memaku yang benar, menjaga kusen pintu dan jendela dari rayap dan masih banyak lagi. Sebelum terlambat, langsung saja ikuti tips berikut ini.

Lakukan pengecatan dinding dengan benar
Supaya lapisan cat tidak gampang mengelupas maka penggunaan plamur perlu dibatasi karena hanya berperan sebagai penutup retak-retak kecil pada dinding. Disinilah orang-orang salah mengartikanya bahwa plamur tidak bersifat mengikat cat tapi hanya pelapis sementara.

Baca Juga: roman keramik  

Disisi lain, perhatikan kondisi saat pengecatan yang sebaiknya pada saat matahari tak terlalu terik agar proses pengeringan berjalan sempurna. Nah, pertanyaanya sekarang, kapan perlu melakukan pengecatan ulang? Saat anda sudah menemukan pengapuran. Tanda paling mudah, saat menyapukan telapak tangan ke permukaan dinding biasanya akan muncul bekas putih. Artinya perlu dinding tersebut harus dicat kembali.

Artikel Terkait: kaca  

Perhatikan langkah memaku dinding
Pernah coba menggantungkan foto atau aksesoris di tembok dengan paku tapi dinding menjadi retak? Hal demikian disebabkan oleh campuran spesi kurang bagus pada dinding disamping anda juga salah saat proses memaku.

Nah, teknik yang benar adalah memberikan selotip silang pada area tembok, baru kemudian paku bagian tengah persilangan tersebut. Sesudah itu lepaskan selotip secara perlahan. Sedangkan bila bahan dinding memang kurang berkualitas, maka ada teknik lain yakni menyiramkan 2-3 sdm cuka pada dinding lalu biarkan sampai kering, barulah dapat dipaku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s