Pandai Besi Pendil, Bertahan di Tengah Gempuran Peralatan Modern

Kepala Kantor Air serta Kotoran Tubuh Pengusahaan (BP) Batam, Binsar Tambunan
Selain itu, Kepala Kantor Air serta Kotoran Tubuh Pengusahaan (BP) Batam, Binsar Tambunan, mengatakan telah beberapakali berikan surat ultimatum serta peringatan terhadap PT Haikki Green biar lekas memakan kotoran itu. Akan tetapi dalam tempo hampir tiga tahun terakhir, tumpukan kotoran cuma menyusut kurang lebih 4. 000 ton.

“Kalau yg saya ketahui dulunya itu ada 19 ribu ton akan tetapi saat ini tinggal 15 ribu ton. Punya arti ada progres. Ya kita mengharapkan ada izin penggunaan berbeda, ” tuturnya.

Baca Juga: harga besi hollow 4×4 

Kabid Pengelolan Kotoran BP Batam Iyus menyampaikan perihal sama. Menurutnya, PT Haikki Green baiknya mengelola izin penggunaan berbeda, semisalnya buat bahan paduan pembuatan beton dll.

Artikel Terkait: harga besi sloof 

“Kalau izinnya ada. Itu buat batako. Sebab itu mesti cepat buat urus izin supaya bisa difungsikan kecuali Batako, ” tuturnya.

Dan Masrial dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam menyebutkan pihaknya senantiasa kerjakan pengawasan. Dia pun menyatakan perusahaan itu mempunyai izin timbunan serta penggunaan kotoran B3.

“Nah soal lambannya, masihlah ada waktu. Jika tidak ada waktu, karena itu pengusutan dari Kementerian LHK dapat dikerjakan, ” tuturnya.

Selain itu komisaris PT Haikki Green Heri Santoso mengaku penggunaan kotoran B3 memang lamban. Kecuali sebab bidang pemanfaatannya hanya terbatas buat batako serta paving blok, alat yg dipunyai PT Haikki Green pun minim.

“Jadi kami tidak diam. Serta kami punyai izinnya semua. Kami terus akan mohon izin ke kementerian buat penggunaan berbeda, ” terangnya.

Menurut Heri, sekarang kotoran itu belum pernah mencemari lingkungan. Pastinya sebab di tempatkan dalam tempat yg aman yg telah dalam pengawasan BP Batam.

“Intinya, bagaimana lantas triknya, kami akan berusaha biar kotoran ini usai sebelum izin penggunaan selesai. Jadi kami bukan main-main. Kami mohon pemberian dari semua pihak, ” tutupnya.

Advertisements

PT Haikki Kantongi Izin Pemanfaatan Limbah B3

Kasus penimbunan 15 ribu ton limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) oleh PT Haikki Green di Kabil, Batam, akhirnya sampai ke DPRD Batam. Senin (8/10) kemarin, Komisi III DPRD Batam menggelar rapat dengar pendapat dengan PT Haikki Green dan pihak-pihak terkait.

Dalam rapat tersebut terungkap, PT Haikki Green memang memiliki izin pemanfaatan limbah B3 jenis karbit itu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Izin tersebut berlaku selama lima tahun sejak 2016 lalu. Sesuai izinnya, PT Haikki Green boleh memanfaatkan limbah tersebut untuk bahan campuran batako dan paving blok.

Karenanya, Komisi III DPRD Kota Batam meminta PT Haikki Green untuk menghabiskan 15 ribu ton limbah B3 itu dalam tiga tahun waktu yang tersisa.

“Ya dalam waktu dekat harus selesai semua itu. Bagaimanapun caranya,” kata Ketua komisi III DPRD Kota Batam Nyanyang Haris Pratamura, kemarin.

Menurut Nyanyang, untuk menyelesaikan permasalahan ini, DPRD Kota Batam juga akan memanggil tiga perusahaan penghasil limbah karbit tersebut. Ini untuk mendudukkan dan merumuskan permasalahan yang ada.

Baca Juga: model pagar rumah 

Anggota komisi III DPRD Kota Batam Jeffry Simanjuntak juga meminta PT Haikki Green untuk bisa bertindak cepat untuk mengatasi timbunan limbah tersebut.

Baca Juga: model tangga minimalis 

“Jadi izin manfaat PT Haikki Green ini adalah lima tahun sejak 2016 lalu. Artinya masih ada waktu beberapa tahun lagi. Ini harus dimanfaatkan oleh perusahaan,” katanya.

Artikel Terkait: model teralis jendela 

Ia menyarankan PT Haikki Green mengurus izin pemanfaatan baru. Sehingga limbah B3 itu tidak hanya digunakan untuk bahan campuran batako atau paving blok. Dengan begitu, tumpukan 15 ribu ton limbah itu akan cepat habis.
Kepala Kantor Air dan Limbah Badan Pengusahaan (BP) Batam, Binsar Tambunan
Sementara itu, Kepala Kantor Air dan Limbah Badan Pengusahaan (BP) Batam, Binsar Tambunan, mengaku sudah beberapa kali memberikan surat teguran dan peringatan kepada PT Haikki Green agar segera menghabiskan limbah tersebut. Namun dalam waktu hampir tiga tahun belakangan, tumpukan limbah hanya berkurang sekitar 4.000 ton.

“Kalau yang saya tahu dulunya itu ada 19 ribu ton tetapi sekarang tinggal 15 ribu ton. Artinya ada progres. Ya kita berharap ada izin pemanfaatan lain,” katanya.

Kabid Pengelolan Limbah BP Batam Iyus mengatakan hal senada. Menurut dia, PT Haikki Green sebaiknya mengurus izin pemanfaatan lain, misalnya untuk bahan campuran pembuatan beton dan sebagainya.

“Kalau izinnya ada. Itu untuk batako. Makanya harus cepat untuk urus izin agar bisa dimanfaatkan selain Batako,” katanya.

Material Dinding Rumah Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Tingginya pemanfaatan bata gampang (hebel) meneror eksistensi perajin bata merah. Pasalnya bata hebel banyak disukai orang sebab adalah barang baru di desa. Awal mulanya hebel cuma di pakai di kota serta buat gedung bertingkat.

“Sekarang banyak masyarakat yang membuat rumah bertukar memanfaatkan hebel dari mulanya bata merah, ” kata Sukiran (40) salah seseorang tukang batu. Menurutnya banyak masyarakat yang tertarik buat memanfaatkan hebel sebab dipandang bertambah cepat penyelesaiannya.

Bahkan juga jika juga ada kekeliruan hebel tetap dapat diperbaiki sebab gampang serta cepat. “Kalau buat kami sich sama pula memang. Harga nya buat satu kubik raih Rp 750. 000. Tambah mahal dikit dari bata merah, ” katanya. DITATA Seseorang masyarakat tengah membuat bata gampang (hebel) .

Baca Juga: tabel berat besi 

Memang saat ini keinginan hebel bertambah tajam. Sedang buat bata merah alami penurunan. Tapi memang pengaruhnya tidaklah sampai mematikan upaya bata merah. Dikarenakan ada banyak masyarakat yang terus setia dengan bata merah.

“Alasannya jika hebel memang gampang tapi buat dinding hebel tidak kuat buat pemasangan paku, ” jelas Susanto (48) salah seseorang pemilik toko bangunan. Dijelaskan ia sekarang memang masyarakat kembali nikmati barang baru. Hingga apa pun faktor terus lebih menarik.

Artikel Terkait: rangka atap baja ringan 

Apa hebel akan menggeser bata merah, Susanto menjelaskan kemungkinan jika orang tidak sanggup memberikan keyakinan kalau produk bata merah jadi produk lokal memang bermutu. “Mudah-mudahan tidaklah sampai menggeser.

Dikarenakan jika sampai tergeser jadi banyak perajin bata merah yang terganggu pemasarannya, ” katanya. Selain itu beberapa perajin bata merah di Desa Cindaha Kecamatan Rawalo mengaku jika timbulnya bata gampang hebel bisa meneror eksitensi bata merah.

Sebab itu saat ini beberapa perajin bata merah mulai memanfaatkan langkah lainnya buat pasarkan bata merah. “Kalau meneror sekali mungkin tidak. Dikarenakan konsumennya mungkin berlainan.

Tetapi jika pemilik toko bangunan turut promo jadi itu akan juga memiliki pengaruh pada penjualan bata merah, ” kata Suryadi (42) perajin bata merah di Rawalo.

Sebab itu perajin bata pun butuh mengerjakan antisipasi biar bata merah terus beradu dengan pemanfaatan hebel yang makin meluas. Jangan lantas peranjin bata merah kalah beradu sebab tersedianya perebutan yang tidak sehat.

Truk Bermuatan Bata Ringan Terguling di Jalan Gatot Subroto

Sebuah truk bermuatan batu bata ringan atau hebel mengalami kecelakaan hingga terguling di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, pada Kamis 30 Agustus 2018 pagi ini.

Berdasarkan informasi TMC Polda Metro Jaya, kecelakaan terjadi sekira pukul 04.35 WIB. Truk berwarna kuning itu terlihat terguling sehingga muatan yang dibawa berserakan ke jalanan.

Baca juga: bata ringan hebel 

Truk Pengangkut Amunisi PT Pindad Tabrakan dengan Pikap, 1 Orang Tewas
Lalin Tol Kamal Arah Bandara Soetta Macet Akibat Kecelakaan 2 Truk dan 1 Minibus.

Artikel Terkait: batu bata merah 

“04:35 Kecelakaan Truk bermuatan hebel terguling di Traffic Light Kuningan Jl Gatot Subroto & msh penanganan Polri,” cuit @TMCPoldaMetro, seperti dinukil Okezone, Kamis (30/8/2018).

Lihat gambar di TwitterLihat gambar di TwitterLihat gambar di Twitter

TMC Polda Metro Jaya

@TMCPoldaMetro
04:35 Kecelakaan Truk bermuatan hebel terguling di Traffic Light Kuningan Jl. Gatot Subroto & msh penanganan Polri.

04.39 – 30 Agt 2018 · Masjid Polda Metro Jaya
8
Lihat Tweet TMC Polda Metro Jaya lainnya
Info dan privasi Iklan Twitter
Belum diketahui penyebab maupun korban dari kecelakaan tersebut. Saat ini petugas kepolisian masih melakukan penanganan.

Calo Bertebaran di Samsat Jakarta Timur

Bakti Mohammad Zaini (50) pada orang-tua butuh dicontoh. Zaini tahun ini memberangkatkan empat orang-tua mereka untuk berhaji. Subhanallah.

Kemauan Zaini menghajikan ke-2 orang-tua serta mertuanya telah jadi harapan lama. Saya telah berhaji pada 2006 bersama dengan istri. Semenjak itu, saya terasa kok tidak orang-tua saya dahulu yang pergi, justru saya. Jadi saya ngomong sama istri, kelak jika diberi rejeki, orang-tua semua saya bawa serta pergi berhaji, kata Zaini waktu didapati di Masjid Nabawi Madinah selesai jemaah Subuh, Selasa (01/08).

Baca Juga: spandek atap 

Pria asal Surabaya Jawa Timur ini ialah anak ke-3 dari 8 bersaudara. Di Kota Pahlawan, Zaini profesinya menjadi penjual kusen.

Baca Juga: gypsum fibrosum 

Dari hasil kerja kerasnya, dia tabung lalu untuk pergi haji orangtuanya. “Alhamdulillah, Allah kasih rejeki hingga kami dapat rincian pada tahun 2010, katanya lagi dengan mata berkaca sambil kadang-kadang menyeka muka ayahnya.

Artikel Terkait: ukuran genteng metal 

Jemaah yang tergabung dalam kloter empat Embarkasi Surabaya (Sub 04) ini terasa bahagia dapat memberangkatkan orangtuanya ke Tanah Suci untuk berhaji. Ia mengharap, itu dapat jadi sisi baktinya menjadi seseorang anak.

Namanya anak tentu banyak kelirunya. Ini mumpung orang-tua masih tetap hidup, saya ingin berbakti. Saya suka sekali saat ini dapat menjalankan haji bersama dengan orang-tua. Semoga saya kuat, katanya.

Bapak Zaini bernama Dawam. Sekarang ini usianya 85 tahun. Diabetes serta stroke yang dideritanya mengakibatkan Dawam mesti selalu ada di kursi roda. Dawam asli Jombang, tetapi sebab turut anaknya, ia pergi dari Surabaya.

Untuk mengawasi bapaknya, dimanapun Zaini pergi tetap mengikutkan Dawam, termasuk juga dalam melakukan beribadah Arbain di Masjid Nabawi.

Bapak tetap dibawa. Jika tidak dibawa, cemas jalan lantas jatuh, katanya.

Semenjak mendaftarkan haji, lihat kondisi orangtuanya yang sakit-sakitan, Zaini sudah sempat cemas. Karena itu, ia begitu bersukur pada akhirnya dapat sampai pergi haji bersamanya.

Saya mengharap dapat sampai kembali pada rumah dengan selamat, orang-tua saya juga. Semoga sampai pulang lagi ke Tanah Air, harapnya sekalian terisak.

Cuaca di Madinah sekarang ini begitu panas, pada rata-rata 45 50 derajat di siang hari. Zaini ikut rasakan hal tersebut. Akan tetapi masalah kesehatan, ia berikan seutuhnya pada Allah. Walau demikian, Zaini ikut membawa bekal obat-obatan yang biasa dikonsumsi bapaknya, Dawam.

Penjual Kusen Boyong Orangtua dan Mertua Naik Haji

Banyak penjual kusen di sebagian lokasi Jakarta keliatannya gak buat surut penjual kusen di area Bukit Duri buat terus bertahan serta meningkatkan bisnisnya.

Penjual kusen Bukit Duri terdapat gak jauh dari SMAN 8 Jakarta yang ada di Jalan Bukit Duri Utara.

Dalam tempat itu ada lebih kurang beberapa puluh toko yang menjual beragam kusen, seperti kusen pintu, kusen jendela, daun pintu, serta daun jendela.

Penjual kusen Bukit Duri yang terdapat gak jauh dari SMAN 8 Jakarta yang ada di Jalan Bukit Duri Utara.
Penjual kusen Bukit Duri yang terdapat gak jauh dari SMAN 8 Jakarta yang ada di Jalan Bukit Duri Utara. (Joko Supriyanto)
Tidak cuma jual, mereka pun bikin sendiri banyak barang itu.

Baca Juga: harga dispenser miyako

Jadi, kecuali tempat berjualan, toko itu pun berubah menjadi bengkel mereka kerja.

Baca Juga: lampu LED kecil 

Anto (30) satu diantaranya karyawan suatu toko kusen di kawasa Bukit Duri ceritakan jika perubahan kusen sekarang memang tak menentu.

Artikel Terkait: jenis kabel listrik  

Meski banyak penjual kusen di luar area Bukit Duri tapi berdirinya penjual kusen di Bukit Duri yang lumayan lama bikin sejumlah penduduk udah mengetahui kusen Bukit Duri.

” Walaupun gak sejaya dahulu kusen di area bukit duri masih tetap dicari costumer lantaran tiap-tiap penjual kusen udah punyai pelanggan sendiri, ditambah kusen di area bukit duri udah ada lama, ” ujarnya kala dijumpai di area Bukit Duri, Minggu (14/5/2017) .

Pria yang udah kerja mulai sejak 2011 ini mengakui gak sadari tentunya kapan terdapatnya sentral kusen di Bukit Duri ini.

Ukiran Kusen yang Dicuri di Rumah Cimanggis Sempat Ditawar WNA

Seorang warga negara asing (WNA) sempat hampir membeli angin-angin ukiran kusen pintu berumur ratusan tahun yang dicuri dari situs sejarah Rumah Cimanggis, Depok. Namun WNA tersebut batal membeli karena ukiran tersebut tidak bersertifikat.

“Sudah ada orang bule yang mau membeli, tapi dia minta sertifikat, bagus. Karena tidak ada ada sertifikat dia nggak mau,” ujar Presidium Komunitas Sejarah Depok (KSD) JJ Rizal di YLCC Jalan Pemuda No 72, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Senin (26/6/2018).

Baca Juga: harga HPL taco

KSD kemudian langsung menyelamatkan ukiran tersebut dari penjual yang menawarkannya. Rizal memperkirakan ada 6 ukiran serupa yang juga berumur ratusan tahun di Rumah Cimanggis.

Artikel Terkait: kalsiboard untuk dinding

“Itu (ukiran) ada sekitar 6, tapi masalahnya kami tidak bisa leluasa mengakses sebenarnya. Kami punya rencana rutin yang karena kami gemas liat rumah ini tidak dirawat, tidak diurus, tidak dipelihara,” katanya.

Rizal menambahkan, pihak yang mengurus Rumah Cimanggis juga tidak mengizinkan KSD untuk membuat kegiatan yang melestarikan Rumah Cimanggis. Ia pun khawatir barang antik di rumah itu akan hilang lagi.

“Pihak yang mengurus itu tidak mengizinkan, dipersulit. Kami pernah ingin membikin acara ‘bersih hati bersih ruci’ dibulan puasa itu tidak diizinkan, sebelum bulan puasa ingin ada aksi bersih-bersih tidak di izinkan,” ungkapnya.

“Sebenernya ini kan lucu, ini situs sejarah tapi tdk bisa diakses oleh masyarakat. Kami khawatir sekarang bilang 6, jangan-jangan sampai di sana bisa jadi tinggal 4. Nah problemnya di situ, untuk memberikan kepastian itu rumit karena kami tidak bisa diberi akses,” jelasnya.

Rizal juga menyebutkan banyak barang-barang berharga yang terdapat di Rumah Cimanggis.

“Dari batu bata, kusen, sampai runtuhan kuda-kudanya saja saya anggap berharga bangat. Karena kayu-kayu di dalam itu sangat sulit untuk ditemukan, apa lagi kalau mau direnovasi, matrial yang di situ harus diteliti dulu. Material harus sejenis itu, apabila material yang di situ sudah tidak ditemukan lagi, berarti kita sama saja keilangan nyawa,” pungkasnya.